Adelaide (Riaunews.com) – MotoGP mengumumkan pada Kamis bahwa Grand Prix Australia akan dipindahkan ke Adelaide mulai musim 2027, seiring berakhirnya kontrak Phillip Island pada tahun ini. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri masa panjang sirkuit legendaris itu sebagai tuan rumah balapan MotoGP.
Sebelumnya, sempat beredar rumor bahwa balapan Australia akan dipindahkan ke Albert Park di Melbourne. Namun rencana tersebut dinilai kurang logis, apalagi pemerintah Victoria sebelumnya sempat berjanji untuk berinvestasi dalam peningkatan fasilitas di Phillip Island setelah bertahun-tahun menolak permintaan MotoGP.
Keputusan ini mengejutkan kalangan politisi dan promotor lokal, Australian Grand Prix Corporation, yang kontraknya berakhir pada akhir 2026. Mereka sebelumnya menganggap ancaman dari promotor MotoGP—yang kini bernama MotoGP Sports Entertainment Group—hanya sebatas wacana. Namun pihak manajemen kejuaraan secara diam-diam telah menyiapkan pengganti Phillip Island.
Pada Kamis pagi, MotoGP memperkenalkan layout sirkuit jalan raya baru di Adelaide di hadapan otoritas setempat dan pembalap Australia, Jack Miller, yang menyatakan sirkuit tersebut aman untuk digunakan. Meski begitu, keputusan ini langsung memicu perdebatan luas di kalangan penggemar balap motor.
Reaksi paling keras datang dari legenda MotoGP asal Australia, Casey Stoner. Ia mengkritik keras keputusan mencoret Phillip Island dari kalender balap. Menurutnya, sirkuit tersebut merupakan salah satu lintasan terbaik di dunia yang selalu menghasilkan balapan menarik setiap musim.
Kekecewaan serupa juga disampaikan juara dunia 500cc 1987, Wayne Gardner. Ia menilai keputusan ini sudah lama diprediksi dan menyalahkan pemerintah Victoria serta promotor lokal atas hilangnya seri MotoGP di Phillip Island.







Komentar