Kampar (Riaunews.com) – Warga Desa Lubuk Siam, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, kembali dihebohkan dengan penemuan ular berukuran besar yang masuk ke dalam bubu (lukah) ikan milik nelayan, Kamis (29/1/2026). Dalam sepekan terakhir, peristiwa serupa terjadi dua kali di lokasi yang sama.
Seorang pecinta reptil, Amar PD, mengatakan sebelumnya warga menemukan seekor ular king cobra sepanjang sekitar 2,5 meter pada Senin (26/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Ular tersebut terperangkap di dalam bubu ikan saat hendak diangkat nelayan bernama Munir.
“Kemudian sore ini sekitar pukul 17.00 WIB, kembali ditemukan satu ekor king cobra dengan panjang sekitar 3,5 meter dan dua ekor ular python hampir 2 meter di dalam bubu ikan,” ujar Amar, Kamis malam.
Menurut Amar, ular-ular tersebut masuk ke dalam lukah karena tertarik pada ikan yang terperangkap. Nelayan memasang jaring signet sebagai dinding pembatas sehingga ikan hanya bisa masuk melalui satu jalur, yang kemudian juga dilalui ular saat mencari mangsa.
Proses evakuasi dilakukan dengan mengangkat bubu berukuran besar ke atas kapal, lalu membawanya ke tepi desa sebelum ular dikeluarkan. Amar mengakui proses tersebut cukup menyulitkan, terutama saat mengevakuasi king cobra.
Keberadaan ular berbisa itu sempat membuat nelayan dan warga sekitar resah. Meski kawasan tersebut masih mendukung habitat ular, lokasinya yang dekat dengan permukiman membuat evakuasi harus dilakukan demi keselamatan. “Ular-ular ini akan dilepaskan kembali ke habitat yang lebih aman dan jauh dari permukiman,” pungkas Amar.







Komentar