Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Ramadan dengan Skema Khusus

Nasional157 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Pemerintah memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan penyesuaian mekanisme layanan bagi peserta didik dan kelompok penerima manfaat. Kebijakan tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan terkait penguatan implementasi Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan MBG di Jakarta, Kamis.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, penyesuaian dilakukan agar pelaksanaan MBG tetap tepat sasaran tanpa mengganggu ibadah puasa. Peserta didik di wilayah yang mayoritas berpuasa akan menerima makanan kering yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Sementara itu, sekolah di daerah dengan mayoritas peserta didik non-Muslim tetap mendapatkan layanan MBG seperti hari biasa. Pemerintah juga memastikan layanan MBG bagi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui tetap diberikan secara normal selama bulan Ramadan.

Zulkifli menambahkan, khusus untuk pesantren, distribusi MBG akan disesuaikan waktunya, yakni dilakukan pada sore hari agar dapat dikonsumsi saat berbuka puasa. Penyesuaian ini dinilai penting agar layanan tetap berjalan efektif sesuai kondisi penerima manfaat.

Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyebutkan, skema pelaksanaan MBG selama Ramadan telah disiapkan oleh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di daerah. Menu yang dibagikan tetap memperhatikan kecukupan gizi meskipun dikemas dalam bentuk makanan kering.

Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Pangan, hingga akhir Januari 2026 Program MBG telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Program ini dilayani oleh 22.091 SPPG dan menyerap lebih dari 924 ribu tenaga kerja, sekaligus melibatkan puluhan ribu pemasok dan mitra usaha dari kalangan UMKM lokal.