Pekanbaru (Riaunews.com) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) mulai memetakan sejumlah ruas jalan provinsi yang akan diperbaiki pada awal tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan dan mengganggu mobilitas masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimeira, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi ruas jalan provinsi di berbagai wilayah, termasuk Kota Pekanbaru. Hasil peninjauan tersebut menjadi dasar penentuan skala prioritas perbaikan.
“Sudah ditinjau oleh tim. Kami mendapati sejumlah ruas jalan dalam kondisi rusak dan masuk skala prioritas untuk diperbaiki,” ujar Thomas, Rabu (28/1/2026).
Khusus di Kota Pekanbaru, dari total 36 ruas jalan milik Pemprov Riau, terdapat sembilan ruas yang ditetapkan sebagai prioritas perbaikan pada tahap awal. Ruas tersebut meliputi Jalan Pramuka menuju PT SIR, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Tuanku Tambusai, Jalan Riau, Jalan Hang Tuah menuju Simpang Pesantren, Jalan Arifin Achmad, Jalan Datuk Setia Maharaja, serta Jalan Simpang Pesantren menuju Kayu Ara.
Thomas menyebutkan, perbaikan sembilan ruas jalan tersebut akan mulai dilaksanakan pada awal tahun ini. Namun, jumlah ruas jalan yang diperbaiki dipastikan akan bertambah hingga akhir 2026, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan ketersediaan anggaran.
Meski demikian, Pemprov Riau tetap membuka kemungkinan melakukan perbaikan pada ruas jalan yang tidak masuk skala prioritas apabila ditemukan kerusakan seperti lubang. Perbaikan tersebut akan dilakukan melalui kegiatan pemeliharaan rutin jalan.
Untuk metode penanganan, Dinas PUPR-PKPP Riau akan menerapkan perbaikan dengan sistem tambal sulam pada tahap awal. Selain itu, beberapa ruas jalan juga direncanakan akan mendapatkan penanganan lanjutan berupa overlay guna meningkatkan kualitas dan daya tahan jalan.
