Menhaj Tinjau Diklat PPIH Arab Saudi 2026, Pastikan Petugas Siap Layani Jemaah

Jakarta (Riaunews.com) – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf kembali meninjau langsung Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) Arab Saudi Tahun 1447H/2026M di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/1/2026). Kunjungan tersebut didampingi Sekretaris Jenderal Kemenhaj Teguh Dwi Nugroho.

Menhaj yang akrab disapa Gus Irfan mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan dan semangat para petugas haji. Menurutnya, petugas PPIH merupakan ujung tombak Kementerian Haji dan Umrah dalam pelayanan jemaah di Arab Saudi. Ia menilai para peserta diklat yang telah mengikuti pelatihan sejak 10 Januari 2026 menunjukkan semangat dan keseriusan tinggi.

“Saya melihat pembagian pola kerja serta pengaturan konsumsi sudah dipersiapkan dengan baik. Dengan persiapan yang lebih matang, Insya Allah hasil pelayanan haji tahun ini akan lebih baik,” ujar Gus Irfan.

Ia menjelaskan, petugas haji telah dibagi ke dalam tiga daerah kerja (daker), yakni Bandara, Madinah, dan Makkah. Mereka akan menjadi perpanjangan tangan negara dalam melayani sekitar 221 ribu jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Gus Irfan menegaskan, keberhasilan petugas haji sangat berpengaruh terhadap keberhasilan Kementerian Haji dan Umrah, yang pada akhirnya juga berdampak pada kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara keseluruhan. “Kita pastikan semua berjalan dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental petugas. Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah yang menuntut kekuatan fisik sehingga petugas harus benar-benar siap saat melayani jemaah.

Komentar