Pemprov Riau Dorong Sinergi TPAKD Perluas Akses Keuangan dan Tekan Kemiskinan

Pekanbaru (Riaunews.com) – Asisten II Setdaprov Riau, Helmi D, secara resmi membuka kegiatan Capacity Building Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Provinsi Riau Tahun 2026 yang digelar di Kantor OJK Provinsi Riau, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Helmi D menjelaskan, TPAKD dibentuk sebagai upaya pemerintah untuk memperluas akses keuangan masyarakat melalui berbagai inovasi dan terobosan baru, guna mendukung pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, keberadaan TPAKD memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Ia menegaskan bahwa fokus utama pembangunan saat ini adalah menurunkan angka kemiskinan dan ketimpangan pendapatan. Salah satu langkah krusial yang harus dilakukan adalah meningkatkan akses masyarakat terhadap produk dan layanan jasa keuangan, yang menjadi syarat penting dalam mendorong ekonomi daerah.

Pemerintah Provinsi Riau, lanjut Helmi, menargetkan tingkat kemiskinan dapat ditekan hingga di bawah 4 persen pada tahun 2029, serta menurunkan kemiskinan ekstrem hingga nol persen. Target tersebut dinilai sulit tercapai tanpa dukungan pemahaman dan akses layanan keuangan yang merata di seluruh wilayah.

Sementara itu, Kepala OJK Riau, Triyoga Laksito, mengingatkan agar program TPAKD disusun secara terukur dan realistis. Ia meminta TPAKD kabupaten/kota se-Riau segera menyiapkan program kerja tahun 2026 yang selaras dengan Road Map TPAKD 2026–2030.

Triyoga menambahkan, melalui TPAKD, berbagai program pemerintah pusat dan daerah dapat disinergikan dengan sektor jasa keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, penguatan UMKM, penurunan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Riau.