Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, menanggapi sorotan publik terkait beredarnya truk angkutan sampah yang melintas tanpa penutup di jalan raya. Video kondisi tersebut sebelumnya viral di media sosial dan menuai keluhan masyarakat.
Reza menjelaskan, truk angkutan sampah yang disorot merupakan milik Lembaga Pengelola Sampah (LPS) Kelurahan Tangkerang Tengah. Ia menyebut, kendaraan tersebut sebenarnya menggunakan penutup berupa jaring, namun kondisinya sudah tidak layak sehingga dinilai tidak berfungsi optimal.
“Sebenarnya mereka menggunakan jaring, bukan terpal. Hanya saja kondisi jaringnya memang sudah kurang bagus,” kata Reza kepada CAKAPLAH.com, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, DLHK Pekanbaru telah berupaya mencari solusi dengan mengajukan permohonan bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sarana operasional LPS.
“Saya juga sudah mencoba meminta CSR kepada pihak perusahaan yang berkenan membantu terhadap kebutuhan LPS,” ujarnya.
Reza menegaskan, pihaknya akan terus berupaya memaksimalkan kinerja jajaran di lapangan demi menjaga kebersihan lingkungan dan kenyamanan masyarakat. DLHK juga berkomitmen melakukan pembenahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan truk sampah melintas di jalan umum dengan bak penuh tanpa penutup, sehingga sampah berjatuhan dan berterbangan. Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Robin Eduar, menegaskan bahwa operasional truk sampah harus mengikuti standar keselamatan dan kebersihan, termasuk kewajiban menggunakan jaring atau penutup agar muatan tidak tercecer di jalan.
