Indragiri Hulu (Riaunews.com) – Pipa gas milik PT Transportasi Gas Indonesia (TGI) kembali meledak, kali ini di Desa Tani Makmur, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Jumat (9/1) dini hari. Insiden ini terjadi hanya sepekan setelah kejadian serupa di Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Ledakan terjadi sekitar pukul 00.15 WIB dan menghebohkan warga setempat. Suara keras yang terdengar mirip ledakan disertai bunyi seperti pesawat tempur membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah. Sejumlah warga yang tinggal dekat lokasi pipa terpaksa mengungsi ke desa tetangga karena khawatir terjadi kebakaran susulan.
Kepala Desa Tani Makmur, Muhammad Sulistiono, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, pipa gas yang berada di kedalaman sekitar tiga meter terus mengeluarkan gas, bahkan mendorong tanah hingga menyembur ke permukiman warga yang berjarak sekitar 25–30 meter dari lokasi pipa.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sedikitnya lima unit rumah warga mengalami kerusakan, dengan satu rumah milik Ahmad Hojali mengalami kerusakan paling parah karena posisinya paling dekat dengan titik ledakan.
Setelah kejadian, pihak desa langsung menghubungi PT TGI. Beberapa personel perusahaan datang ke lokasi dan melakukan penanganan dengan menutup aliran pipa dari wilayah Belilas, Kecamatan Seberida, dan Lirik. Meski demikian, semburan gas masih berlangsung sekitar satu jam setelah penutupan dilakukan.
Saat ini situasi dilaporkan sudah kondusif dan warga telah kembali ke rumah masing-masing. Pihak PT TGI masih melakukan perbaikan di lokasi kejadian, sementara warga berharap perusahaan dapat mengevaluasi keamanan jaringan pipa gas agar insiden serupa tidak kembali terulang.
