Pekanbaru (Riaunews.com) – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Pekanbaru masih mengalami fluktuasi pada awal tahun 2026. Kondisi tersebut terpantau pada Rabu (7/1/2026), dengan perubahan harga terjadi pada sejumlah komoditas kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan penelusuran di lapangan, fluktuasi harga dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi cuaca serta pasokan dari daerah pemasok utama seperti Sumatera Barat yang sempat terganggu pada akhir tahun lalu.
Pantauan di Pasar Pagi Ahmad Yani, sekitar Rumah Sakit Santa Maria, menunjukkan adanya perbedaan harga pada komoditas beras, minyak goreng, cabai, dan gula. Sejumlah pedagang menyebutkan, beberapa harga mulai mengalami penurunan dibandingkan akhir 2025.
Salah seorang pedagang, Susi, mengatakan harga cabai saat ini sudah jauh lebih rendah dibandingkan beberapa waktu lalu. Ia menyebut harga cabai yang sebelumnya sempat menyentuh Rp80 ribu hingga Rp90 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp35 ribu per kilogram.
Meski demikian, Susi mengakui harga yang murah justru berdampak pada penjualan. Menurutnya, saat harga turun, pasokan barang menjadi melimpah sehingga penjualan cenderung lebih lambat.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Murni, menilai secara umum harga bahan pokok pada awal 2026 masih lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyebut meski harga cabai sudah turun, namun sejumlah kebutuhan lain masih mengalami kenaikan.







Komentar