Plt Gubernur Riau Imbau Warga Tunda Liburan ke Daerah Rawan Bencana Saat Nataru

Pekanbaru (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengimbau masyarakat Riau untuk sementara waktu menunda atau menghindari liburan ke daerah rawan bencana selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Imbauan ini menyusul terjadinya bencana alam di sejumlah provinsi tetangga, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

SF Hariyanto menyebutkan, saat ini wilayah Sumatra masih berada dalam musim hujan sehingga potensi banjir dan tanah longsor dapat terjadi sewaktu-waktu. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati dalam merencanakan perjalanan liburan.
“Untuk warga Riau, kami imbau agar menghindari dulu liburan ke daerah-daerah rawan banjir dan longsor,” ujarnya, Senin (29/12/2025).

Selain imbauan perjalanan, Plt Gubernur Riau juga menegaskan telah mengeluarkan surat edaran larangan penggunaan kembang api dan petasan pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini sebagai bentuk empati terhadap masyarakat di daerah lain yang tengah dilanda bencana.

“Saudara-saudara kita di Sumbar, Sumut, dan Aceh sedang tertimpa musibah. Sudah sepatutnya kita menunjukkan keprihatinan dan solidaritas,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Pariwisata Provinsi Riau juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor B/38/500.13.2/DISPAR/2025 tertanggal 4 Desember 2025 kepada seluruh Dinas Pariwisata kabupaten/kota se-Riau. Surat tersebut mengatur kesiapan pengamanan dan pemantauan destinasi wisata selama libur Nataru.

Surat edaran itu merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pariwisata RI Nomor SE/5/HK.01.03/MP/2025. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat cuaca ekstrem, bencana alam, maupun kelalaian pengelola dan pengunjung, dengan keselamatan dan keamanan wisatawan sebagai prioritas utama.