bMeta resmi menghentikan aplikasi Facebook Messenger versi desktop untuk perangkat Mac dan Windows, serta mengarahkan pengguna mengakses layanan pesan instan tersebut melalui situs web Facebook. Kebijakan ini menandai berakhirnya dukungan aplikasi Messenger desktop yang pertama kali diluncurkan pada awal pandemi COVID-19.
Menurut laporan Tech Crunch, Messenger versi desktop dinilai kurang mampu bersaing dengan platform konferensi video lain yang lebih berorientasi bisnis, seperti Zoom. Aplikasi ini memiliki keterbatasan jumlah peserta panggilan video serta tidak menyediakan fitur berbagi layar dan tautan rapat yang mudah dibagikan.
Tanda-tanda pengurangan peran Messenger desktop sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa tahun lalu. Pada 2023, Meta mulai mengintegrasikan kembali Messenger langsung ke dalam aplikasi Facebook. Selain itu, Meta juga mengubah teknologi aplikasi Messenger desktop, termasuk penggunaan Catalyst di Mac, yang menuai kritik karena dinilai kurang optimal dari sisi pengalaman pengguna.
Sebelumnya, Messenger di Mac sempat menggunakan Electron dan React Native Desktop, sementara di Windows telah beralih menjadi aplikasi jaringan progresif. Serangkaian perubahan teknologi dan penurunan fungsi tersebut diduga berkontribusi pada menurunnya minat pengguna terhadap aplikasi Messenger desktop.
Meta telah memperingatkan pengguna sejak Oktober 2025 bahwa aplikasi Messenger desktop akan dihentikan pada akhir tahun. Pengguna disarankan mengatur PIN untuk menyimpan riwayat percakapan sebelum sepenuhnya beralih ke versi web.
Bagi pengguna Messenger tanpa akun Facebook, Meta mengalihkan akses ke situs Messenger.com agar tetap dapat menggunakan layanan pesan instan. Informasi lebih lanjut terkait proses transisi ini tersedia di pusat bantuan Facebook, dengan panduan terpisah untuk pengguna Mac dan Windows.







Komentar