Fisipol UWM Gelar Kuliah Tamu Internasional, Bahas Kearifan Lokal dalam Penguatan Demokrasi

Daerah, Pendidikan218 Dilihat

Yogyakarta (Riaunews.com) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta sukses menggelar International Guest Lecture bertema “Engaging in Politics with Local Wisdom to Realize Democracy” pada Selasa (9/12) di Auditorium UWM, Gedung Piwulangan, Kampus Terpadu UWM. Kuliah tamu ini menghadirkan Assoc. Prof. Eric Alan Jones, Ph.D., dari Northern Illinois University (NIU) sebagai narasumber utama.

Dalam paparannya, Prof. Jones menekankan bahwa nilai-nilai kearifan lokal memiliki peran strategis dalam menguatkan praktik politik modern. Tradisi, adat, serta pranata sosial dinilai menjadi sumber legitimasi sosial, modal budaya, dan pedoman etika politik yang dapat memperkaya proses demokrasi, mendorong partisipasi publik, sekaligus meminimalkan potensi konflik.

Prof. Jones juga menyoroti The DIY Exception atau Keistimewaan Yogyakarta sebagai contoh harmonisasi antara monarki dan sistem demokrasi modern. Menurutnya, keistimewaan tersebut menunjukkan bahwa tradisi dapat berjalan selaras dengan tata kelola politik modern ketika kesejahteraan publik dan nilai sosial dijadikan orientasi utama.

Dalam sesi diskusi, ia menegaskan pentingnya peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai motor penggerak budaya demokrasi. Sikap kritis, partisipatif, dan berkarakter dinilai menjadi modal penting agar demokrasi tidak hanya berhenti sebagai sistem, tetapi menjadi praktik yang hidup dalam keseharian masyarakat.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa, dosen, dan civitas akademika UWM. Selain memperluas wawasan akademik, kegiatan ini sekaligus memperkuat jejaring internasional Fisipol UWM dalam pengembangan kajian politik, budaya, dan demokrasi berbasis kearifan lokal.

Melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini, UWM menegaskan komitmennya sebagai ruang dialog ilmiah yang inklusif dan progresif, serta terus mendorong penguatan demokrasi melalui perspektif budaya dan nilai-nilai lokal yang mengakar di masyarakat Indonesia.

Komentar