Update Korban Banjir Bandang dan Longsor Sumatra, 753 Orang Meninggal dan 650 Hilang

Lingkungan, Nasional161 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Proses pencarian korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh pada pekan terakhir November 2025 masih terus dilakukan. Hingga Rabu (3/12/2025) pukul 11.48 WIB, jumlah korban jiwa dan orang hilang kembali bertambah.

Mengutip data dari Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor BNPB, total korban meninggal kini mencapai 753 orang. Selain itu, 650 orang masih dinyatakan hilang dan sekitar 2.600 orang mengalami luka-luka akibat bencana besar yang dipicu curah hujan ekstrem tersebut.

BNPB melaporkan bahwa bencana ini berdampak sangat luas, meliputi 49 kabupaten/kota di tiga provinsi: Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Total warga terdampak mencapai 3,3 juta orang, terdiri dari 1,5 juta warga Aceh, 1,7 juta warga Sumatra Utara, dan sekitar 141.800 warga Sumatra Barat.

Dari jumlah tersebut, lebih dari 1,5 juta warga Aceh terpaksa mengungsi. Di Sumatra Utara, pengungsi mencapai 538.800 orang, sementara di Sumatra Barat sekitar 106.200 orang harus meninggalkan rumah mereka karena kondisi yang tidak lagi aman.

Kerusakan bangunan pun sangat masif. Sedikitnya 3.600 unit rumah rusak berat, lebih dari 2.100 rumah rusak sedang, dan sekitar 3.700 rumah rusak ringan. Selain itu, sejumlah sekolah, rumah ibadah, fasilitas umum, dan jembatan dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Tim gabungan BNPB, Basarnas, TNI, Polri, serta relawan terus melakukan pencarian dan evakuasi di berbagai titik yang masih terisolasi akibat terputusnya akses jalan dan tertimbun material longsor.

Komentar