PHR dan TNI Gelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Instalasi Strategis Energi

Spesial Riau136 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Instalasi Strategis Pertamina di Kompleks PHR Rumbai, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini menjadi tindak lanjut arahan Kementerian Pertahanan RI untuk memastikan kesiapan penuh dalam menjaga objek vital nasional sektor energi.

Panglima Kodam XIX/Tuanku Tambusai, Mayor Jenderal TNI Agus Hadi Waluyo, bertindak sebagai inspektur upacara. Apel turut dihadiri unsur Forkopimda Riau, termasuk perwakilan Polda Riau serta Pemerintah Provinsi Riau. Keterlibatan seluruh pihak disebut penting untuk memastikan stabilitas keamanan di wilayah operasi migas.

General Manager PHR WK Rokan, Andre Wijanarko, menegaskan WK Rokan merupakan tulang punggung energi nasional yang berkontribusi signifikan terhadap produksi minyak Indonesia. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan TNI dan Polri dalam menjaga keamanan sehingga operasi produksi migas dapat berjalan tanpa gangguan.

Kodam XIX/Tuanku Tambusai menurunkan 380 personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk Batalyon Arhanud 13/PBY, Kikav 6/RBT, Pomdam, Denmadam, serta satu SST Samapta dari Polda Riau, Satpol PP, BPBD, dan Damkar. Sejumlah alutsista juga disiagakan, seperti Ranpur Anoa, Rudal MMS, kendaraan taktis Maung MV3, dan kendaraan pengawalan khusus.

Dalam amanatnya, Mayjen Agus Hadi Waluyo menekankan bahwa keamanan energi merupakan bagian dari kedaulatan negara. Ia menyebut keberhasilan pengamanan tidak hanya diukur dari tidak adanya gangguan, tetapi juga efektivitas dalam mencegah potensi ancaman terhadap operasional migas yang berdampak luas pada ekonomi nasional.

Sejak alih kelola pada Agustus 2021, PHR WK Rokan telah menyumbang lebih dari Rp115 triliun bagi penerimaan negara. Dengan wilayah operasi seluas 6.400 km² dan lebih dari 12.600 sumur aktif, aspek pengamanan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan produksi migas di Riau.

Komentar