New York (Riaunews.com) – Presiden RI Prabowo Subianto memanfaatkan Sidang Umum PBB di New York untuk menyuarakan penderitaan rakyat Gaza akibat serangan militer Israel. Usai menyampaikan pidato, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia konsisten mendorong penyelesaian konflik di berbagai belahan dunia.
“Saya kira ini suatu kehormatan. Saya bisa bicara termasuk dikasih urutan yang terhormat ya, habis Brazil yang selalu nomor satu, Amerika yang selalu nomor dua, baru kasih kesempatan kepada Indonesia,” ujar Prabowo, Kamis (25/9/2025), dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus berkontribusi dalam mengakhiri konflik global. “Alhamdulillah saya menggunakan panggung itu untuk menyampaikan sikap kita, sikap Indonesia, terutama mendorong penyelesaian konflik di semua tempat,” kata dia.
Secara khusus, Prabowo menekankan keprihatinan mendalam terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Ia menyebut penderitaan rakyat Palestina menjadi prioritas yang ingin disuarakan Indonesia di forum internasional. “Tapi yang paling utama bagi kita tentunya kita sangat merasa jeritan penderitaan rakyat Gaza,” ujarnya.
Diketahui, Prabowo menyampaikan pidatonya pada Selasa (23/9/2025) lalu, menempati urutan ketiga setelah Presiden Brasil Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump. Pidato tersebut menyinggung berbagai isu, termasuk penjajahan, perdamaian dunia, dan Palestina.
Pidato Prabowo di Sidang Umum PBB disebut sebagai momentum penting bagi diplomasi Indonesia. Kehadiran Indonesia di panggung dunia dinilai mempertegas posisi negara ini dalam memperjuangkan perdamaian dan keadilan internasional.
