Wali Kota Pekanbaru Akui Keuangan Daerah Terbatas, Utang Capai Rp500 Miliar

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengakui kondisi keuangan daerah saat ini sangat terbatas. Ruang fiskal yang sempit ditambah dengan utang tunda bayar lebih dari Rp500 miliar menjadi beban besar bagi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru.

“Harapan masyarakat sama dengan saya, ingin pembangunan cepat dilakukan. Tapi kita masih terbatas karena ruang fiskal sangat sempit, bahkan ada utang tunda bayar Rp500 miliar lebih,” kata Agung, Jumat (19/9/2025).

Menurutnya, penyelesaian utang ini diupayakan masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Namun, apabila tidak tercapai, Pemko tetap akan mencari alternatif solusi lain untuk menyeimbangkan keuangan daerah.

“Kita tetap berusaha optimal, tidak menyerah dengan keadaan. Jalan keluar kita cari dengan bantuan dari pusat,” ucap Agung.

Agung menyebut pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Gubernur Riau dan pemerintah pusat. Upaya ini dilakukan agar ada dukungan dalam menyelesaikan persoalan keuangan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di Pekanbaru.

Meski menghadapi tantangan keuangan, Agung menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program prioritas. Ia berharap masyarakat dapat memahami kondisi yang terjadi, sekaligus memberikan dukungan agar Pemko dapat keluar dari tekanan fiskal yang ada.

Komentar