KPK Ungkap Hampir 400 Travel Diduga Manfaatkan Kuota Haji Khusus

Korupsi, Nasional, Utama379 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya hampir 400 biro travel haji yang menggunakan kuota haji tambahan dengan memanfaatkan visa haji khusus. Temuan ini disebut menjadi salah satu faktor lambatnya penanganan perkara dugaan korupsi kuota haji.

Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan pihaknya harus memastikan secara detail jumlah jatah kuota yang diterima masing-masing travel dari Kementerian Agama. “Adakah travel lain? Ya, itu kan hampir 400 travel, itu yang membuat ini juga agak lama,” ujarnya di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan.

Menurut Asep, setiap travel memperoleh alokasi kuota haji yang berbeda-beda. Ada travel dengan kuota hanya puluhan, sementara yang lain bisa mendapatkan jatah hingga belasan ribu. Hal itu membuat proses penyelidikan harus dilakukan secara hati-hati dan mendalam.

KPK juga menelusuri harga jual kuota haji khusus oleh masing-masing travel. Asep menjelaskan, nilai kuota sangat dipengaruhi oleh mekanisme supply and demand. Travel yang memiliki kuota terbatas namun pendaftar banyak, cenderung menjual dengan harga lebih tinggi.

Sebaliknya, jika jumlah pendaftar tidak sebanding dengan kuota yang dimiliki, harga jual kuota menjadi lebih rendah. “Kita benar-benar telusuri sebetulnya berapa sih dijualnya rata-rata, karena berbeda-beda dari masing-masing travel tadi,” jelas Asep.

Hingga kini, KPK masih terus mendalami dugaan praktik penyalahgunaan kuota haji khusus oleh ratusan travel tersebut. Lembaga antirasuah menegaskan proses penyelidikan akan dilakukan menyeluruh agar perkara dapat diungkap secara tuntas.