Kemkomdigi Angkat Bicara Soal Penayangan Video Program Prabowo di Bioskop

Nasional244 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memberikan penjelasan terkait video berisi program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto yang ditayangkan di bioskop sebelum pemutaran film. Pemerintah menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan komunikasi publik.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, mengatakan bioskop dipilih sebagai salah satu medium komunikasi karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman visual dan audio yang kuat. Hal itu diyakini membuat pesan pembangunan dan kebijakan pemerintah dapat diterima secara lebih utuh oleh masyarakat.

“Komunikasi publik di era digital tidak lagi terbatas pada satu kanal. Pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan informasi penting tersampaikan kepada publik secara luas, efektif, dan sesuai perkembangan zaman. Sepanjang tidak melanggar aturan bioskop, medium ini sah untuk dipilih,” kata Fifi dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Menurutnya, pemanfaatan bioskop tidak berbeda dengan saluran komunikasi publik lain seperti televisi, radio, media sosial, hingga papan reklame. Tujuan utama adalah menghadirkan informasi resmi dan akuntabel, sehingga dapat menjaga keseimbangan informasi di ruang publik.

Kemkomdigi juga mengajak masyarakat melihat penayangan tersebut sebagai bagian dari upaya negara memastikan publik mendapat informasi yang benar, mudah dipahami, dan terukur. “Ini bagian dari komunikasi publik pemerintah kepada masyarakat,” tegas Fifi.

Diketahui, video yang diputar menampilkan cuplikan kegiatan Presiden Prabowo serta capaian sejumlah program, di antaranya produksi beras nasional 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Program Makan Bergizi Gratis untuk 20 juta penerima manfaat, 80.000 Koperasi Desa Merah Putih, dan 100 Sekolah Rakyat yang telah diluncurkan.

Komentar