Pemkab Meranti Anggarkan Pembangunan Dua Jembatan Vital pada 2026

Meranti436 Dilihat

Meranti (Riaunews.com) – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di wilayah terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain. Infrastruktur jalan dan jembatan dinilai menjadi prioritas utama untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.

Bupati Kepulauan Meranti, Wahid, menyampaikan bahwa dua jembatan vital, yakni Jembatan Selat Akar di Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Jembatan Panglima Sampul, akan dibangun kembali pada tahun 2026. “Saya berkomitmen membangun Kepulauan Meranti yang merupakan daerah terluar. Tahun 2026 sudah kita anggarkan pembangunan dua jembatan, Jembatan Panglima Sampul dan Jembatan Selat Akar,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Jembatan Selat Akar ambruk pada Agustus 2023, sementara Jembatan Panglima Sampul roboh pada Mei 2024. Keduanya berperan vital sebagai jalur utama antarkecamatan menuju ibukota kabupaten.

Ambruknya jembatan-jembatan tersebut telah menghambat aktivitas ekonomi warga. Dengan pembangunan kembali, pemerintah berharap konektivitas wilayah bisa dipulihkan dan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

“Kami akan memastikan infrastruktur disiapkan dengan baik. Infrastruktur adalah modal utama untuk mengentaskan kemiskinan. Kami juga mendorong pihak luar agar berinvestasi di sini, tentu harus disiapkan juga infrastruktur dasar seperti air bersih, listrik, dan jalan,” lanjut Wahid.

Janji pembangunan tersebut disambut sebagai harapan baru oleh masyarakat Meranti yang telah lama menantikan perbaikan infrastruktur strategis di daerahnya.

Komentar