UWM Yogyakarta Dorong Transformasi Human Capital untuk Tingkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi

Daerah, Pendidikan17 Dilihat

Yogyakarta (Riaunews.com) – Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta mendorong transformasi human capital atau modal manusia sebagai strategi meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tengah perubahan global dan disrupsi digital.

Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan bertema “Transformasi Human Capital dalam Meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi” di Ruang Sidang Lantai 1 Kampus Terpadu UWM, Jumat (16/10).

Narasumber kegiatan, Prof. Christantius Dwiatmadja, S.E., M.E., Ph.D., mengatakan keunggulan perguruan tinggi tidak lagi hanya bergantung pada fasilitas fisik dan modal finansial, tetapi juga pada kualitas serta produktivitas sumber daya manusia (SDM).

“Perguruan tinggi tidak lagi bersaing hanya melalui program studi, tetapi melalui kemampuan institusinya beradaptasi lebih cepat daripada perubahan,” ujar Prof. Christantius.

Enam Perubahan Tantangan Perguruan Tinggi

Prof. Christantius menjelaskan, perguruan tinggi menghadapi sedikitnya enam perubahan secara bersamaan. Perubahan tersebut meliputi pergeseran demografi, disrupsi digital dan kecerdasan buatan, perubahan kebutuhan keterampilan, persaingan dan reputasi, keberlanjutan finansial, serta regulasi dan penjaminan mutu.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut perguruan tinggi mengubah pola pengelolaan SDM. Institusi pendidikan tinggi perlu meninggalkan pendekatan yang berfokus pada urusan administratif dan senioritas, kemudian beralih ke sistem yang mengutamakan kinerja, kompetensi, serta kontribusi strategis.

Perguruan tinggi juga perlu mengembangkan manajemen talenta, pengukuran kinerja berbasis Tridharma Perguruan Tinggi, analitik SDM, serta kepemimpinan digital agar mampu menghadapi perubahan dan meningkatkan daya saing.

Regenerasi Dosen Jadi Kunci Keberlanjutan Akademik

Selain memperkuat sistem pengelolaan SDM, Prof. Christantius menekankan pentingnya regenerasi dosen untuk menjaga keberlanjutan kualitas akademik. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengembangan dosen muda, pendampingan atau mentoring, serta pembangunan jalur pengembangan talenta dan kepemimpinan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia yang kompeten dan siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan pada masa mendatang.

Melalui kegiatan Penguatan Kelembagaan ini, UWM menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan mutu pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, serta membangun budaya kerja yang adaptif, profesional, berintegritas, dan berorientasi pada mutu.

Komentar