Pekanbaru (Riaunews.com) – Pembangunan simpang sebidang yang menghubungkan Jalan Arifin Ahmad dengan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pekanbaru, terus dikebut. Saat ini, proyek memasuki tahap pengerukan tanah dan pengerasan lahan sebagai persiapan pembangunan badan jalan.
Pantauan di lokasi pada Rabu (1/7/2026), sejumlah alat berat terlihat melakukan pengerukan dan perataan lahan di area proyek. Pekerjaan difokuskan pada penyiapan fondasi sebelum memasuki tahap pengecoran.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan proses pengerjaan kini berada pada tahap pengerasan lantai karena kondisi tanah di lokasi merupakan lahan gambut.
“Saat ini sedang dalam pengerasan, nanti dicor, setelahnya dibiarkan kering sebelum diaspal. Karena daerah itu merupakan daerah gambut, jadi harus dikeraskan dulu,” kata Edward.
Diharapkan Urai Kemacetan
Edward menambahkan, pembangunan simpang sebidang tersebut ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. Pemerintah Kota Pekanbaru optimistis proyek dapat rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Selama proses konstruksi berlangsung, area pekerjaan dipasangi pembatas untuk menjaga keselamatan pekerja dan pengguna jalan. Meski demikian, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terpantau lancar.
Pembukaan simpang sebidang ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Purna MTQ. Selama ini, pengendara yang hendak berpindah dari Jalan Arifin Ahmad ke Jalan Jenderal Sudirman maupun sebaliknya harus memutar cukup jauh, sehingga kerap memicu kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
Sebelumnya, proyek tersebut sempat tertunda akibat proses perizinan dan penyelesaian administrasi. Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, pengerjaan kembali dilanjutkan untuk mengejar target penyelesaian.







Komentar