Perkuat Kemitraan, Polsek Bina Widya, dan Ojol Bersatu Jaga Keamanan

Daerah4 Dilihat

RIAUNEWS.COM  – Sebagai upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Bina Widya Pekanbaru, menggelar apel bersama komunitas pengemudi ojek online (ojol) dan bajaj online melalui program Sabuk Kamtibmas, Rabu, 28 Oktober 2026.

Apel bersama ini menjadi langkah nyata untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kemitraan antara Polri dan komunitas pengemudi transportasi online.

Apel dipimpin langsung Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan, S.H., serta diikuti Wakapolsek AKP Sony JR, S.H., sejumlah pejabat Polsek Bina Widya, Bhabinkamtibmas, seluruh personel dan ratusan driver ojol.

Turut hadir Ketua Ojol Simpang Tobek Godang, Olsen, bersama para pengemudi yang beraktivitas di wilayah Kecamatan Bina Widya dan Kecamatan Tuah Madani.

Kapolsek Bina Widya, Kompol Nusirwan menyampaikan apresiasi kepada seluruh komunitas pengemudi online yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, apel bersama ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya memperkuat hubungan kemitraan dan membangun kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan.

Ia menegaskan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab kita bersama.

Melalui Sabuk Kamtibmas, kita ingin membangun kekuatan kebersamaan yang saling terhubung untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bina Widya dan Tuah Madani,” tegas Nusirwan.

Kapolsek juga mengajak para pengemudi ojol dan bajaj online untuk menjadi mitra kepolisian dalam mendeteksi serta menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing.

Menurutnya, para pengemudi transportasi online memiliki peran strategis karena beraktivitas langsung di tengah masyarakat dan menjangkau berbagai kawasan setiap harinya.

Karena itu, ia berharap para pengemudi dapat menjadi mata dan telinga kepolisian dengan menyampaikan informasi secara cepat apabila menemukan indikasi gangguan kamtibmas, potensi konflik, maupun situasi yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Kompol Nusirwan juga mengingatkan agar setiap persoalan yang muncul di lapangan diselesaikan melalui komunikasi, musyawarah, dan mufakat, bukan dengan tindakan sepihak yang berpotensi merugikan masyarakat maupun organisasi.

“Jika ada permasalahan di lapangan, mari kita selesaikan bersama melalui musyawarah dan mufakat. Jadikan Sabuk Kamtibmas sebagai pengikat persaudaraan, sehingga komunikasi dan kerja sama antara masyarakat dengan kepolisian,”tutup Kapolsek.

Komentar