223 Kebakaran Terjadi di Pekanbaru Sepanjang 2026, Tiga Orang Meninggal Dunia

Pekanbaru36 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru mencatat 223 kejadian kebakaran sepanjang Januari hingga Oktober 2026. Insiden tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan data DPKP Pekanbaru, kebakaran bangunan mendominasi dengan 116 kejadian. Petugas juga menangani 42 kejadian kebakaran lahan dan 10 kejadian kendaraan terbakar.

Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, mengatakan petugas pemadam kebakaran menangani berbagai jenis kebakaran, mulai dari bangunan hingga lahan dan kendaraan.

“Kami bukan hanya memadamkan kebakaran bangunan, tapi juga kebakaran lahan. Kami juga memadamkan sepuluh kendaraan yang terbakar,” kata Zarman, Jumat (23/10/2026).

Kebakaran Juga Terjadi di Luar Wilayah Kota

Zarman menjelaskan, dampak kebakaran sepanjang periode tersebut cukup serius. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kejadian kebakaran juga membutuhkan penanganan petugas untuk memadamkan api serta membantu proses evakuasi korban.

Ia menyebutkan, petugas DPKP Pekanbaru turut membantu menangani enam kejadian kebakaran bangunan di luar wilayah administrasi Kota Pekanbaru.

“Jadi tim di lapangan bukan cuma membantu pemadaman kebakaran di dalam kota saja, tapi juga di luar kota. Jumlahnya mencapai enam kejadian kebakaran bangunan,” terangnya.

Melihat banyaknya kejadian kebakaran, Zarman mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di rumah maupun tempat usaha.

Menurutnya, korsleting atau arus pendek listrik menjadi salah satu pemicu kebakaran. Selain itu, kebakaran juga dapat terjadi akibat ledakan kompor gas.

Warga Diminta Periksa Instalasi Listrik dan Kompor Gas

Zarman meminta masyarakat memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik dan aman digunakan. Warga juga diingatkan mematikan kompor gas sebelum meninggalkan rumah untuk mencegah kebakaran.

“Kondisi ini mesti kita ambil langkah antisipasi, dengan memastikan instalasi listrik beroperasi dengan baik. Jangan lupa mematikan kompor gas ketika hendak meninggalkan rumah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pencegahan perlu menjadi perhatian bersama untuk meminimalkan risiko kebakaran. Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan seluruh peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah.

Selain melakukan pencegahan secara mandiri, warga diminta segera melaporkan kejadian kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan secepatnya.

Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat TRC Pekanbaru Aman melalui nomor 112 apabila melihat atau mengetahui adanya kebakaran.

Komentar