Pekanbaru (Riaunews.com) — Ulama kondang asal Riau, Ustaz Abdul Somad (UAS), menyampaikan doa sekaligus kecaman terhadap pihak-pihak yang dinilai bertanggung jawab atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk pelaku pembakaran, pemberi izin, hingga pihak yang diduga mengambil keuntungan dari bencana tersebut.
Pesan itu disampaikan UAS melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @ustadzabdulsomad_official, Jumat (16/10/2026). Hingga Sabtu (17/10/2026), unggahan tersebut telah mendapat sekitar 75 ribu komentar dan 476 ribu tanda suka.
UAS Soroti Pelaku Pembakaran dan Penyalahgunaan Wewenang
Dalam unggahannya, UAS memanjatkan doa kepada Allah SWT agar memberikan balasan kepada orang-orang yang membakar hutan, pihak yang memberikan izin pembakaran, serta mereka yang memiliki kekuasaan tetapi memilih diam ketika hutan terbakar.
Ia juga menyoroti pihak-pihak yang diduga mengambil keuntungan dari kebakaran hutan, termasuk orang-orang yang mengorupsi dana bantuan untuk penanganan karhutla.
“Ya Tuhan kami,” tulis UAS mengawali doanya dalam unggahan tersebut.
UAS kemudian menyebut sejumlah pihak yang menjadi sasaran doanya, mulai dari pelaku pembakaran hutan hingga mereka yang diduga menyalahgunakan dana penanganan bencana.
“Orang-orang yang membakar hutan, orang-orang yang memberi izin membakar hutan, orang-orang yang diam terhadap hutan dibakar padahal mereka punya kuasa, orang-orang yang mengkorupsi dana bantuan untuk kebakaran hutan, orang-orang yang mengambil keuntungan dari kebakaran hutan,” tulisnya.
Unggahan UAS Tuai Perhatian Warganet
UAS melanjutkan doanya dengan meminta agar pihak-pihak tersebut mendapat azab atas perbuatan mereka.
“Maka, azablah mereka di dunia, matikan mereka su’ul khotimah, azab mereka di kubur, azab mereka di neraka jahannam,” tulisnya.
Unggahan tersebut menarik perhatian warganet dengan puluhan ribu komentar dan ratusan ribu tanda suka. Pesan UAS menyoroti kemarahan terhadap kebakaran hutan sekaligus dugaan penyalahgunaan kewenangan dan dana yang seharusnya digunakan untuk penanganan karhutla.
Melalui unggahan itu, UAS menyampaikan kecaman keras terhadap pihak-pihak yang dinilainya berkontribusi terhadap kebakaran hutan maupun mengambil keuntungan dari bencana tersebut.
