PWNU DIY Siap Dukung Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026

Yogyakarta (Riaunews.com) – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan kesiapan mendukung penyelenggaraan Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026. Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi Panitia Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026 dengan PWNU DIY dan sejumlah Badan Otonom (Banom) NU dalam rangkaian Road to Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026.

Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membahas peluang kolaborasi antara keluarga besar NU dan panitia Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026.

Pertemuan dihadiri unsur PWNU DIY, Muslimat NU DIY, Fatayat NU DIY, IPNU DIY, GP Ansor DIY, IPPNU DIY, serta Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi). Sementara dari panitia hadir Sekretaris Panitia Wafa dan Muhammad Fauzi Abdullah.

PWNU DIY Bahas Bentuk Keterlibatan

Dalam audiensi tersebut, panitia menyampaikan arah penyelenggaraan Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem halal di Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Jogja Halal Fest diarahkan tidak hanya sebagai ajang promosi dan pameran, tetapi juga sebagai ruang untuk mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam pengembangan muamalah, industri halal, ekonomi dan keuangan syariah, kewirausahaan, serta produk unggulan daerah,” kata Wafa.

Ketua PWNU DIY KH Ahmad Zuhdi Muhdlor mengatakan, pada prinsipnya PWNU DIY mendukung penyelenggaraan Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026. Bentuk dukungan tersebut selanjutnya akan dibahas melalui mekanisme internal organisasi.

Sejumlah Banom NU yang hadir dalam audiensi juga menyampaikan respons positif. Muslimat NU DIY membuka peluang kembali berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, Muslimat NU turut berkontribusi melalui penampilan hadroh.

Banom NU Siapkan Partisipasi dan UMKM

Untuk penyelenggaraan tahun ini, Muslimat NU DIY akan mengupayakan partisipasi serupa serta membuka peluang menghadirkan UMKM binaan bidang ekonomi sebagai tenant.

Fatayat NU DIY juga menyatakan kesiapan mengambil bagian sesuai ruang kegiatan yang dapat dikoordinasikan bersama. Fatayat NU turut membuka peluang menghadirkan UMKM binaan untuk berpartisipasi dalam Jogja Halal Fest#3.

Sementara itu, GP Ansor DIY akan membahas bentuk partisipasi secara internal. Koordinasi serupa dilakukan dengan IPNU dan IPPNU DIY untuk menentukan bentuk keterlibatan yang relevan dalam rangkaian kegiatan.

Panitia Jogja Halal Fest#3 Internasional 2026 menyambut positif dukungan PWNU DIY dan Banom NU tersebut.

“Sinergi yang dibangun diharapkan semakin memperluas jangkauan Road to JHF#3 sekaligus memperkuat posisi Jogja Halal Fest sebagai ruang kolaborasi berbagai unsur dalam pengembangan ekosistem halal,” tutup Wafa.

Komentar