Ekonomi Pekanbaru Tumbuh 7,39 Persen, Agung: Tak Berarti Semua Warga Sejahtera

Pekanbaru(Riaunews.com) – Pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru mencapai 7,39 persen pada semester I 2026. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengatakan angka tersebut menunjukkan pergerakan aktivitas ekonomi di ibu kota Provinsi Riau, tetapi tidak serta-merta menggambarkan kondisi ekonomi seluruh masyarakat.

Menurut Agung, pertumbuhan ekonomi merupakan gambaran perputaran aktivitas ekonomi di suatu daerah. Di tengah pertumbuhan tersebut, masih terdapat masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, sementara sebagian lainnya memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik.

“Memang ada yang susah, ada juga yang punya uang. Ada yang sukses di lapangan usaha tertentu. Namun, yang digambarkan adalah perputaran ekonominya,” kata Agung, Senin (21/9/2026).

Ia menjelaskan perputaran ekonomi dapat terlihat dari aktivitas usaha yang bersifat padat modal maupun padat karya. Sektor padat modal membutuhkan investasi besar, tetapi tenaga kerja yang terlibat secara langsung relatif lebih sedikit.

Agung mencontohkan industri pabrik kelapa sawit (PKS) yang membutuhkan modal besar, tetapi jumlah tenaga kerja langsung tidak sebanyak sektor padat karya.

Infrastruktur Ikut Dorong Perputaran Ekonomi

Menurut Agung, sektor padat karya melibatkan lebih banyak tenaga kerja sehingga dampaknya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Sementara, padat karya melibatkan banyak orang dan didukung oleh berbagai faktor. Sehingga dampaknya dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Agung menyebut pembangunan dan perbaikan infrastruktur turut mendorong aktivitas ekonomi Pekanbaru. Kondisi jalan yang semakin baik membuat kawasan yang sebelumnya sepi menjadi lebih ramai dan mendorong aktivitas belanja masyarakat.

Selain itu, kebijakan Pemko Pekanbaru dalam pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) serta pemberian insentif guru juga dinilai turut menggerakkan perputaran ekonomi.

“TPP ASN Pemko Pekanbaru dibayarkan 14 bulan tepat waktu. Kami juga menambah insentif para guru dan memberikan baju gratis untuk anak-anak sekolah,” jelasnya.

Pertumbuhan Ekonomi Hasil Aktivitas Berbagai Sektor

Agung mengatakan pertumbuhan ekonomi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan gambaran aktivitas perekonomian secara keseluruhan di suatu daerah. Data tersebut tidak hanya mencerminkan kinerja pemerintah, tetapi juga aktivitas berbagai sektor masyarakat.

“BPS ini hanya memotret seperti apa pertumbuhan ekonomi di satu daerah. Datanya dikirim ke BPS pusat. Kemudian BPS pusat yang melakukan perumusan,” ungkapnya.

Karena itu, ia menyebut pertumbuhan ekonomi Pekanbaru merupakan hasil pergerakan berbagai sektor, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat.

Menurut Agung, Pekanbaru memiliki daya tarik sebagai tempat berinvestasi sekaligus berbelanja. Ia mencontohkan masyarakat yang memiliki usaha atau perkebunan di luar Pekanbaru tetap membelanjakan sebagian pendapatannya di kota tersebut.

“Orang yang punya kebun sawit di luar Pekanbaru, uangnya dibelanjakan di Pekanbaru. Karena, jalan-jalan Pekanbaru bagus dan ada tempat-tempat yang enak dinikmati,” pungkasnya.