Oleh: Dita Indah Sari
Pekanbaru (Riaunews.com) – Kasus kejahatan di jalan kembali menjadi perhatian masyarakat di Pekanbaru. Kondisi ini membuat pengendara, terutama mereka yang masih harus beraktivitas pada malam hari, perlu lebih memperhatikan keamanan selama berada di perjalanan.
Demi mengantisipasi gangguan keamanan dan kejahatan di jalan, kepolisian terus melakukan patroli pada malam hari di sejumlah wilayah Pekanbaru. Polresta Pekanbaru melalui jajaran Polsek juga melakukan patroli dan pemantauan di beberapa ruas jalan serta lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian khusus.
Meski begitu, kewaspadaan masyarakat juga tetap diperlukan. Ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko saat bepergian, khususnya ketika berkendara pada malam hari.
Berikut lima tips yang bisa diperhatikan agar perjalanan tetap lebih aman.
1. Pilih Jalan yang Ramai dan Terang
Saat berkendara pada malam hari, pilih jalan yang masih ramai dan memiliki penerangan cukup. dan Sebisa mungkin hindari jalan yang sepi jika tersedia rute lain yang lebih ramai. Walaupun jauh tidak apa asalkan selamat.
2. Hindari berpergian Sendirian Jika memungkinkan
Jika memungkinkan, ajak teman atau orang yang dikenal ketika harus bepergian pada malam hari. Jika harus berkendara sendiri, beri tahu orang terdekat mengenai tujuan dan perkiraan waktu pulang.
3. Tetap Waspada Dan amankan Kendaraaan
Jangan menggunakan ponsel atau melakukan hal lain yang dapat mengalihkan perhatian selama berkendara. Perhatikan kondisi jalan dan kendaraan di sekitar. Saat berhenti, pastikan motor sudah dikunci dan gunakan kunci ganda, seperti kunci cakram, untuk mengurangi risiko pencurian.
4. Siapkan Cara untuk meminta Bantuan
Ketahui cara menggunakan fitur SOS atau panggilan darurat pada ponsel. Jika merasa terancam, segera cari tempat yang ramai dan minta bantuan. Klakson atau berteriak juga dapat digunakan untuk menarik perhatian orang sekitar.
5. Jika merasa diikuti, Jangan Langsung Pulang
Jika merasa ada kendaraan atau orang yang terus mengikuti, jangan langsung mengarahkan kendaraan ke rumah. Pilih tempat yang ramai seperti minimarket, SPBU, pos keamanan, atau kantor polisi. Setelah berada di tempat yang aman, hubungi orang terdekat atau pihak kepolisian jika diperlukan.
Kewaspadaan bukan berarti masyarakat harus takut untuk beraktivitas pada malam hari. Namun, dengan memperhatikan kondisi sekitar, memilih rute yang lebih aman, serta memastikan kendaraan tetap terlindungi, risiko menjadi korban kejahatan dapat dikurangi.
Selain upaya yang dilakukan kepolisian melalui patroli dan pemantauan, masyarakat juga dapat ikut menjaga keamanan dengan lebih berhati-hati selama berada di perjalanan. Dengan mengetahui langkah yang dapat dilakukan saat menghadapi situasi mencurigakan, pengendara diharapkan lebih siap menjaga keselamatan diri dan kendaraannya ketika beraktivitas pada malam hari.
