71 Hotspot Terdeteksi di Riau, Indragiri Hulu Terbanyak

Pekanbaru (Riaunews.com) – Sebanyak 71 titik panas atau hotspot terdeteksi di Provinsi Riau berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui citra satelit, Jumat (18/9/2026). Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan jumlah hotspot terbanyak.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yasir Prayuna, mengatakan dari 71 hotspot yang terdeteksi di Riau, sebanyak 41 titik berada di Kabupaten Indragiri Hulu.

“Hotspot lainnya tersebar di Kabupaten Kampar sebanyak delapan titik, Indragiri Hilir tujuh titik, Siak lima titik, Kota Dumai empat titik dan Pelalawan tiga titik,” ujarnya.

Hotspot Tersebar di Sejumlah Wilayah Riau

Selain daerah tersebut, BMKG juga mendeteksi dua titik panas di Kabupaten Rokan Hilir dan satu titik di Kabupaten Rokan Hulu.

Dengan demikian, Indragiri Hulu menyumbang lebih dari separuh total hotspot yang terdeteksi di Riau pada Jumat. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

BMKG terus memantau perkembangan titik panas melalui citra satelit untuk mengidentifikasi wilayah yang berpotensi mengalami kebakaran.

Sumatera Selatan Catat Hotspot Tertinggi

Secara keseluruhan, jumlah hotspot yang terdeteksi di Pulau Sumatera mencapai 3.227 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 2.283 titik.

“Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 2.283 titik. Berikutnya Jambi 299 titik, Bangka Belitung 339 titik dan Lampung 218 titik,” tambah Yasir.

Selain itu, BMKG mencatat 10 hotspot di Kepulauan Riau, enam titik di Sumatera Utara, serta satu titik di Bengkulu.

Data tersebut menjadi bahan pemantauan kondisi hotspot di wilayah Riau dan Sumatera. Daerah yang memiliki konsentrasi titik panas cukup tinggi perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Komentar