Muradi Ditunjuk sebagai Plh Sekda Kuansing, Pemkab Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Berjalan

Teluk Kuantan (Riaunews.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Muklisin, menunjuk Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kuansing, Muradi, sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing. Penunjukan tersebut mulai berlaku pada Jumat (3/7/2026) untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan.

Penunjukan itu mengacu pada Radiogram Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7.5000/SJ serta Surat Gubernur Riau Nomor 2146/100.1/PEM-OTDA/2026 tentang Pelaksana Tugas Bupati Kuantan Singingi.

“Sudah kita tunjuk Kepala BKPP Kuansing, bapak Muradi sebagai Plh Sekda. Kita minta untuk dapat melaksanakan perintah dengan penuh rasa tanggung jawab,” kata Muklisin.

Ia menjelaskan, pengisian jabatan tersebut dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal di tengah dinamika yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing.

“Sesuai dengan arahan bapak Plt Gubernur Riau kemarin, kondusivitas tetap harus terjaga dan roda pemerintahan Kabupaten Kuansing harus berjalan normal. Jadi, kita segera mengisi kekosongan jabatan tersebut,” ujarnya.

Pelayanan Publik Dipastikan Tidak Terganggu

Muklisin juga memastikan penyegelan sejumlah ruangan di Kantor Bupati Kuansing sebagai bagian dari proses penyelidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah daerah telah menyiapkan ruangan alternatif untuk mendukung aktivitas pemerintahan.

“Sudah kita siapkan di ruangan yang masih bisa dipakai. Walaupun ruangan pengganti tidak seluas ruangan biasa, tak menghalangi itu. Pelayanan kepada masyarakat tetap harus berjalan,” katanya.

Selain itu, Muklisin mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuansing agar bekerja sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Menurutnya, kasus hukum yang terjadi harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pegawai.

“Ini bisa kita jadikan pembelajaran. Bahwa semua kita yang bekerja ini diawasi. Jadi jangan sampai bekerja tidak sesuai dengan regulasinya, agar tak ada lagi peristiwa serupa,” pungkasnya

Komentar