Kuantan Singingi (Riaunews.com) – Kabar mengenai adanya operasi senyap yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, terus berkembang. Selain Bupati Kuansing Suhardiman Amby, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuansing juga dikabarkan turut dimintai keterangan oleh tim KPK.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, pejabat yang disebut-sebut ikut dimintai keterangan antara lain Wakil Bupati Kuansing Mukhlisin, Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, Ketua KONI Kuansing, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kuansing, serta Kepala Bagian Umum Setdakab Kuansing. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait informasi tersebut.
Sejauh ini, KPK juga belum membenarkan maupun membantah kabar pemeriksaan tersebut. Status hukum maupun materi yang didalami terhadap para pejabat yang disebutkan belum diketahui.
Sebelumnya, informasi mengenai pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Kuansing mencuat setelah pengamanan diperketat di sejumlah lokasi, di antaranya Mapolres Kuansing dan Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kuansing. Sejumlah personel kepolisian terlihat berjaga, sementara awak media tidak diperkenankan memasuki area tertentu untuk melakukan peliputan.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon belum memperoleh tanggapan. Pesan yang dikirim diketahui telah terbaca, namun belum mendapat balasan. KPK juga belum menyampaikan informasi resmi mengenai perkara yang tengah didalami maupun status para pejabat yang dikabarkan dimintai keterangan.
