BMKG: Hujan Masih Berpotensi Guyur Riau, Hotspot Nihil

Pekanbaru (Riaunews.com) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur sejumlah wilayah di Provinsi Riau sepanjang Kamis (16/4/2026). Meski demikian, tidak terdeteksi adanya titik panas (hotspot) di wilayah tersebut.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru Putri Santy mengatakan, pada pagi hari cuaca didominasi udara kabur hingga berawan. Hujan ringan diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Kuantan Singingi.

Memasuki siang hari, cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan. Namun hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

Pada sore hingga malam hari, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi hampir di sebagian besar wilayah Riau. Kondisi tersebut berlanjut hingga dini hari dengan cuaca berawan yang disertai potensi hujan merata.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Rokan Hilir, Siak, Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Indragiri Hulu, terutama pada sore hingga dini hari.

Suhu udara di Riau diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 32 derajat Celsius, dengan kelembapan 55 hingga 100 persen. Sementara arah angin bertiup dari timur hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 km per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau tergolong rendah.

Sementara itu, BMKG mencatat terdapat 28 titik panas di wilayah Sumatera, masing-masing tersebar di Aceh 20 titik, Sumatera Utara 1 titik, Sumatera Selatan 3 titik, dan Kepulauan Riau 4 titik. “Untuk wilayah Provinsi Riau, hotspot terpantau nihil,” tutup Putri.