Pekanbaru (Riaunews.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, secara resmi melepas keberangkatan ratusan pemudik dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PTPN IV Regional 3 di Pekanbaru, Selasa (17/3/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Syahrial menegaskan bahwa mudik tidak sekadar menjadi tradisi tahunan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi antar keluarga dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada manajemen PTPN IV Regional 3 yang telah konsisten selama sembilan tahun berturut-turut menyelenggarakan program mudik bersama bagi masyarakat Bumi Lancang Kuning,” ujarnya.
13 Bus Berangkatkan Ratusan Pemudik
Syahrial memastikan seluruh armada bus yang diberangkatkan telah melalui uji kelayakan kendaraan. Total terdapat 13 unit bus yang digunakan untuk mengangkut para pemudik.
“Di 13 bus ini tentu banyak anak-anak dan keluarga. Fasilitas sudah disiapkan dengan baik, kendaraan layak jalan, dan pengemudi yang kompeten. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan nyaman,” katanya.
Sementara itu, Region Head PTPN IV Regional 3, Bambang Budi Santoso, menjelaskan bahwa pada tahun ini pihaknya memberangkatkan sekitar 520 orang pemudik dari Pekanbaru.
Rinciannya, sebanyak 10 unit bus menuju Medan, dua unit menuju Padang Sidempuan, dan satu unit menuju Sumatera Barat.
Ia menambahkan secara keseluruhan PTPN IV PalmCo memberangkatkan sekitar 1.000 pemudik menggunakan 25 unit bus, dengan wilayah Riau mendapatkan porsi peserta terbanyak.
Program Sudah Berjalan Sejak 2018
Menurut Bambang, program mudik gratis ini telah berlangsung sejak tahun 2018 dan kini memasuki pelaksanaan ke-9, meski sempat terhenti selama pandemi COVID-19.
Selama program berjalan, lebih dari 5.000 pemudik telah difasilitasi untuk pulang ke kampung halaman melalui kegiatan tersebut.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Sebagai BUMN, kami memiliki tanggung jawab untuk turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah Atur WFA untuk Kurangi Kepadatan
Dalam kesempatan itu, Syahrial juga menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai kebijakan untuk mengurangi kepadatan arus mudik tahun ini. Salah satunya melalui pengaturan cuti bersama yang dipadukan dengan skema kerja fleksibel atau Work From Anywhere (WFA).
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur lintas Sumatera.
Selain itu, Pemprov Riau juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk meningkatkan pengamanan selama periode mudik, termasuk patroli rumah kosong di kawasan permukiman.
Syahrial juga mengimbau masyarakat untuk memastikan keamanan rumah sebelum berangkat mudik, seperti mematikan aliran listrik, mengunci pintu dengan baik, serta memberi informasi kepada tetangga atau ketua lingkungan agar perjalanan mudik dapat berlangsung dengan tenang.
