Pekanbaru (Riaunews.com) – Google meningkatkan kemampuan Google Translate agar lebih memahami unsur bahasa yang kompleks seperti idiom, slang, dan ungkapan kontekstual melalui pembaruan terbaru berbasis teknologi Gemini AI.
Dikutip dari Digital Trends, Sabtu (28/2/2026), pembaruan ini membuat Google Translate tidak lagi hanya menerjemahkan kata per kata. Aplikasi kini menyediakan beberapa alternatif terjemahan disertai penjelasan konteks, sehingga pengguna dapat memilih ungkapan yang paling sesuai dengan situasi.
Fitur tersebut dirancang untuk mengatasi kendala klasik dalam penerjemahan. Ungkapan seperti “It’s raining cats and dogs” yang selama ini kerap membingungkan jika diterjemahkan secara literal, kini dapat dijelaskan maknanya dan diberikan padanan yang lebih natural.
Google menilai, terjemahan literal sering menghilangkan nuansa dan kepribadian dalam percakapan. Candaan santai dapat terdengar kaku, sementara ungkapan informal bisa menjadi tidak tepat dalam konteks profesional.
Melalui fitur baru ini, Google ingin membantu pengguna tetap terdengar alami saat berkomunikasi lintas bahasa, seiring meningkatnya penggunaan aplikasi penerjemah untuk kebutuhan kerja maupun perjalanan.
Pada tahap awal, pembaruan Google Translate ini tersedia bagi pengguna Android dan iOS di Amerika Serikat dan India, sementara versi web dijadwalkan segera menyusul.







Komentar