Meksiko City (Riaunews.com) – Kerusuhan dan blokade massal yang terjadi di Guadalajara pascatewasnya pemimpin kartel besar, Nemesio Oseguera Cervantes alias El Mencho, memicu kekhawatiran terhadap kesiapan Meksiko sebagai tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026.
Menanggapi situasi tersebut, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum memastikan bahwa keamanan penyelenggaraan turnamen tetap terkendali. Ia menegaskan pemerintah telah menyiapkan jaminan keselamatan bagi jutaan suporter internasional yang akan datang ke sejumlah kota tuan rumah, yakni Mexico City, Monterrey, dan Guadalajara.
Sheinbaum menjelaskan bahwa kondisi keamanan kini mulai berangsur normal. Aparat keamanan masih disiagakan untuk menjaga ketertiban setelah aksi balasan pendukung kartel yang sempat melakukan pemblokiran jalan, pembakaran bus, dan perusakan toko usai operasi militer.
Pemerintah Meksiko, lanjutnya, tetap berpegang pada pendekatan keamanan yang diwariskan Andres Manuel Lopez Obrador, yakni mengedepankan penyelesaian akar persoalan sosial melalui prinsip “pelukan, bukan peluru”, dengan tujuan menjaga stabilitas nasional.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut menyatakan optimisme terhadap kesiapan Meksiko. FIFA disebut terus memantau situasi serta berkoordinasi dengan otoritas federal dan pemerintah daerah guna memastikan keamanan publik selama turnamen berlangsung.
Sementara itu, Gubernur Jalisco, Pablo Lemus, memastikan tidak ada rencana perubahan lokasi pertandingan. Seluruh kota tuan rumah di Meksiko tetap dijadwalkan sesuai rencana untuk menggelar laga Piala Dunia 2026.







Komentar