PLN: Pemulihan Listrik Pascabencana di Aceh Hampir Rampung

Daerah145 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero mencatat pemulihan akses kelistrikan di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh hampir sepenuhnya rampung. Hingga kini, sebanyak 6.432 desa atau sekitar 98,9 persen dari total desa di Aceh telah kembali mendapatkan aliran listrik.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, percepatan pemulihan kelistrikan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan kecepatan, ketepatan, dan keselamatan masyarakat dalam penanganan pascabencana. PLN, kata dia, langsung bergerak setelah sistem kelistrikan besar Aceh kembali normal.

“Sejak sistem kelistrikan besar Aceh pulih, kami langsung memfokuskan upaya pada penormalan jaringan distribusi hingga ke desa-desa. Alhamdulillah, hingga saat ini hampir seluruh desa di Aceh telah kembali menyala,” ujar Darmawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Meski demikian, Darmawan mengungkapkan masih terdapat 68 desa atau sekitar 1,04 persen yang belum teraliri listrik secara optimal. Desa-desa tersebut tersebar di delapan kabupaten/kota di Aceh.

Adapun wilayah yang masih mengalami kendala kelistrikan meliputi Aceh Utara, Aceh Barat, Bireuen, Gayo Lues, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bener Meriah, dan Aceh Tengah. Kendala utama pemulihan di wilayah tersebut disebabkan kondisi geografis pascabencana.

Darmawan menjelaskan, sejumlah akses jalan menuju lokasi terdampak rusak parah, terputus, bahkan hilang akibat banjir dan longsor. Namun demikian, PLN memastikan upaya pemulihan tetap dilakukan hingga seluruh wilayah Aceh kembali teraliri listrik secara normal.