Tanah Datar (Riaunews.com) – Pembukaan penuh jalur Lembah Anai selama 24 jam pascabencana justru memicu kemacetan panjang. Lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Lebaran diperparah dengan penerapan sistem satu arah (one way) di jalur tersebut.
Pantauan di lapangan, kemacetan mulai terjadi dari batas Padang Panjang hingga kawasan Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar. Antrean kendaraan bahkan mengular lebih dari 7 kilometer, dengan waktu tempuh 1 kilometer mencapai hampir satu jam.
Sistem One Way Picu Kepadatan
Kepadatan lalu lintas semakin meningkat karena aktivitas Pasar Koto Baru yang berlangsung setiap Senin, serta masuknya kendaraan dari jalur alternatif. Meski puluhan personel dari Polda Sumatera Barat telah disiagakan, tingginya volume kendaraan membuat arus tetap tersendat.
Sebaliknya, arus kendaraan dari arah Bukittinggi menuju Padang terpantau relatif lancar hingga memasuki kawasan Lembah Anai. Kepadatan baru terjadi di sekitar Pasar Koto Baru akibat penyekatan kendaraan.
Dampak Pascabencana
Sebelumnya, jalur Lembah Anai sempat terputus total akibat bencana yang merusak badan jalan. Pemerintah kemudian membuka kembali akses secara bertahap seiring proses perbaikan yang masih berlangsung.
Untuk mendukung arus mudik, ruas Sicincin–Padang Panjang KM 64 dibuka 24 jam bagi kendaraan roda empat mulai H-10 hingga H+10 Idulfitri. Sementara itu, sistem satu arah diberlakukan pada 22–24 Maret 2026, yakni arah Padang–Bukittinggi pukul 10.00–14.00 WIB dan sebaliknya pukul 14.00–18.00 WIB.
