Hotspot di Sumatera Meningkat, Riau Sumbang Tiga Titik Panas

Pekanbaru (Riaunews.com) – Dua kabupaten di Provinsi Riau kembali menyumbang titik panas di Pulau Sumatera, seiring meningkatnya jumlah hotspot pada awal pekan ini, Senin (19/1/2026). Berdasarkan pemantauan, lonjakan titik panas terjadi di sejumlah provinsi, termasuk Riau.

Forecaster On Duty Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Bella R. Adelia, menyebutkan total titik panas di wilayah Sumatera tercatat sekitar 190 titik. Sebaran terbanyak berada di Provinsi Aceh dengan 110 titik, disusul Sumatera Utara 43 titik, Kepulauan Bangka Belitung 13 titik, Bengkulu 8 titik, Kepulauan Riau 7 titik, Sumatera Barat 5 titik, Jambi 1 titik, dan Riau 3 titik.

“Untuk wilayah Riau, titik panas terdeteksi di Kabupaten Pelalawan sebanyak dua titik dan Kabupaten Rokan Hulu satu titik,” ujar Bella.

BMKG Pekanbaru juga mencatat kondisi cuaca di Riau pada pagi hari didominasi udara kabur hingga berawan, tanpa potensi hujan. Memasuki siang hingga sore hari, cuaca masih berawan dengan peluang hujan ringan di sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, Rokan Hilir, serta Kota Dumai.

Pada malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan ringan di Rokan Hulu dan Kampar. Sementara pada dini hari, udara kabur berawan kembali mendominasi, dengan hujan ringan berpeluang terjadi di Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kuantan Singingi, dan Kota Pekanbaru.

BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar 23 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan 55 hingga 99 persen. Angin bertiup dari arah Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam. Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang diprakirakan 0,5 hingga 1,25 meter, namun gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Dumai–Bengkalis dan Perairan Indragiri Hilir sehingga masyarakat diminta tetap waspada.