Pekanbaru (Riaunews.com) – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru dari sektor pajak sepanjang 2025 mencapai Rp1,170 triliun atau sekitar 99 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp1,185 triliun. Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi yang berhasil dibukukan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan, capaian PAD tahun 2025 meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024, realisasi PAD pajak hanya mencapai sekitar Rp800 miliar.
“Tahun 2024 itu Rp800 miliar capaiannya. Tahun 2025 ini Rp1,170 triliun. Naiknya Rp300 miliar lebih,” ujar Agung Nugroho dalam rilis akhir tahun 2025 di Aula Lantai 6 Gedung Utama Kompleks Perkantoran Terpadu Tenayan Raya, Rabu (31/12/2025).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru, khususnya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dalam mengoptimalkan potensi pajak daerah.
Agung menilai, tingginya realisasi PAD pajak menunjukkan keseriusan pemerintah kota dalam menggali dan mengelola sumber-sumber pendapatan daerah secara maksimal guna mendukung keberlanjutan pembangunan.
“Capaian ini luar biasa. Ini menjadi modal penting bagi kita untuk terus membangun Kota Pekanbaru ke arah yang lebih maju dan berkembang,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan pendapatan daerah, karena pajak yang dibayarkan akan kembali dirasakan manfaatnya oleh masyarakat melalui program pembangunan dan pelayanan publik.
