Pekanbaru (Riaunews.com) – Situasi PSPS Pekanbaru yang masih tertahan di papan bawah klasemen membuat tekanan terhadap skuad Askar Bertuah semakin besar. Kondisi tersebut memaksa tim untuk segera bangkit demi menjaga peluang bertahan di kompetisi Liga 2.
Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru, Aji Santoso, menyatakan tetap bersikap realistis namun optimistis menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya. Ia menilai dua laga jelang dibukanya bursa transfer akan menjadi momen penting untuk mengevaluasi kekuatan tim.
Aji menyebut dua pertandingan ke depan akan menjadi tolok ukur performa PSPS sebelum melakukan perombakan skuad. Ia berharap tim tetap mampu meraih poin maksimal meski saat ini bermain dengan komposisi pemain yang terbatas.
“Kita lihat dua pertandingan ke depan seperti apa. Tapi saya sudah sampaikan, kalau nanti transfer window dibuka, kekuatan kami pasti akan lebih kuat,” ujar Aji Santoso, Senin (30/12/2025).
Dua laga tersebut akan dijalani PSPS Pekanbaru di Palembang, yakni menghadapi Sriwijaya FC pada Minggu (4/1/2026) dan Sumsel United pada Sabtu (10/1/2026). Kedua pertandingan ini dinilai krusial bagi posisi PSPS di klasemen sementara.
Aji menambahkan, manajemen telah menyiapkan langkah-langkah untuk memperkuat tim saat jendela transfer dibuka pada 10 Januari 2026. Ia optimistis tambahan pemain, termasuk legiun asing, mampu meningkatkan kualitas permainan dan menjadi titik balik perjalanan PSPS di musim ini.
