PKMJ Bengkalis Resmikan Pendopo Niti Trisno sebagai Pusat Budaya dan Ruang Pemersatu

Bengkalis, Budaya303 Dilihat

Bengkalis (Riaunews.com) – Paguyuban Keluarga Masyarakat Jawa (PKMJ) Kabupaten Bengkalis kini resmi memiliki pendopo sebagai pusat kegiatan budaya sekaligus ruang pemersatu masyarakat. Pendopo yang diberi nama Niti Trisno itu diresmikan Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Staf Ahli Bidang SDM Johansyah Syafri, Jumat (12/12/2025) di Jalan Antara Gang Pendopo, Desa Wonosari.

Ketua PKMJ Bengkalis, Masuri, menyebut pendirian pendopo ini merupakan hasil perjuangan selama satu dekade. Nama Niti Trisno yang berarti meniti perjalanan dengan cinta kasih dipilih sebagai simbol kuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam paguyuban tersebut.

Masuri menegaskan bahwa pendopo ini tidak hanya diperuntukkan bagi warga keturunan Jawa. Ia mengajak seluruh masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut tanpa batasan etnis. Menurutnya, pendopo itu diharapkan menjadi pusat kegiatan budaya Jawa yang dinamis, seperti gamelan, reog Ponorogo, hingga campursari, sekaligus ruang produktif yang terbuka bagi siapa saja.

Bupati Bengkalis melalui Johansyah Syafri menyampaikan apresiasi atas terwujudnya Pendopo Niti Trisno. Pemerintah daerah menilai keberagaman etnis di Bengkalis sebagai kekuatan untuk menjaga harmoni sosial dan memperkuat persatuan.

Johansyah mengatakan, kehadiran pendopo ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang bermartabat, maju, dan sejahtera. Fasilitas tersebut dinilai tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya warga Jawa, tetapi juga ruang interaksi lintas masyarakat yang bermanfaat bagi publik.

Pendopo Niti Trisno diproyeksikan menjadi pusat pemberdayaan UMKM, promosi kuliner, pengembangan kerajinan, dan wisata budaya. Pemerintah berharap PKMJ dapat berperan tidak hanya dalam pelestarian budaya Jawa, tetapi juga dalam mendukung kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat Bengkalis.