APBD Riau 2026 Senilai Rp8,32 Triliun Masuk Tahap Evaluasi Kemendagri

Pekanbaru (Riaunews.com) – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau tahun 2026 yang disahkan sebesar Rp8,321 triliun kini memasuki tahap evaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). APBD tersebut sebelumnya disetujui melalui Rapat Paripurna DPRD Riau pada Sabtu (29/11/2025).

Tiga hari setelah pengesahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau langsung mengirimkan draf APBD 2026 ke Kemendagri. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, mengatakan dokumen tersebut telah diterima untuk dievaluasi lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa langkah cepat itu dilakukan agar proses pembahasan tidak mengalami keterlambatan.

Syahrial menyampaikan bahwa Pemprov Riau saat ini menunggu jadwal evaluasi dari Kemendagri. Sesuai ketentuan, proses evaluasi biasanya berlangsung maksimal 14 hari kerja sejak dokumen diajukan. Pemprov berharap penjadwalan segera diterbitkan agar pembahasan anggaran dapat berjalan tepat waktu.

Setelah evaluasi selesai, Pemprov Riau akan melanjutkan ke tahap pengesahan. Syahrial menuturkan bahwa pengesahan final menjadi penentu agar dokumen APBD 2026 bisa segera diimplementasikan di seluruh perangkat daerah.

Ia menekankan pentingnya percepatan tahapan anggaran karena sejumlah kegiatan membutuhkan lelang dini. Selain itu, program yang bersifat berkesinambungan seperti penyediaan makan minum di rumah sakit serta kebutuhan operasional sekolah berasrama harus tetap berjalan tanpa hambatan pada Januari.

“Januari itu harus jalan. Makanya proses evaluasi ini penting agar tidak ada kendala saat memasuki tahun anggaran baru,” ujar Syahrial.