Wako Pekanbaru Takziah ke Rumah Duka Siswa SD yang Meninggal, Dugaan Bullying Masih Didalami

Pekanbaru, Utama204 Dilihat

Pekanbaru (Riaunews.com) – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mendatangi langsung rumah duka MA (13), siswa SD 108 Pekanbaru yang meninggal dunia dan sempat diduga menjadi korban bullying. Agung hadir pada Minggu (23/11) malam untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Menurut Agung, kedatangannya merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota terhadap warganya. Ia mengaku menerima laporan mengenai seorang anak yang meninggal dunia dan merasa perlu melihat langsung situasi di rumah duka. “Abis maghrib saya datang. Warga kalau ada yang meninggal atau sakit, saya membiasakan untuk datang. Tadi saya dilaporkan ada anak yang meninggal, dan saya berbincang dengan keluarga,” ujarnya.

Agung hadir bersama sang istri, Hj. Sulastri Agung, untuk melakukan takziah. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pekanbaru siap memberikan bantuan apa pun yang diperlukan keluarga dalam menghadapi musibah tersebut. Kehadiran keduanya disambut hangat oleh keluarga almarhum.

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya MA belum dapat dipastikan. Meski dugaan bullying sempat mencuat, pihak keluarga menyampaikan bahwa MA memiliki penyakit bawaan sebelum kejadian. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan rematik yang berpotensi memperburuk kondisi kesehatannya.

Orangtua MA, Deswita, mengatakan bahwa keluarga telah mengikhlaskan kepergian putranya. Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kehadiran Wali Kota Pekanbaru beserta jajaran pemerintah yang datang langsung bertakziah. Menurutnya, kehadiran pemerintah memberikan penguatan bagi keluarga di tengah duka.

Pihak keluarga berharap agar musibah ini tidak menimbulkan spekulasi yang tidak berdasar dan seluruh proses klarifikasi dapat berjalan dengan baik. Pemerintah kota juga akan menunggu hasil keterangan resmi dari pihak terkait untuk memastikan penyebab sebenarnya atas meninggalnya MA.