Valencia (Riaunews.com) – Ducati terus melanjutkan pengembangan teknis untuk menghadapi musim MotoGP mendatang. Dalam tes Valencia baru-baru ini, tim Borgo Panigale menurunkan Desmosedici dengan paket aerodinamika dan elektronik baru yang berbeda signifikan dari fairing yang digunakan Pecco Bagnaia dan Nicolo Bulega pada balapan terakhir musim ini.
Berbeda dengan Aprilia yang sudah menunjukkan arah barunya melalui RS-GP bercorak kamuflase dengan sejumlah solusi aerodinamis inovatif, Ducati memilih tetap berada dalam filosofi desain yang sama—meski kini dalam bentuk yang lebih ekstrem. Uji coba awal memberikan sinyal positif. Bulega mencatat peningkatan performa nyata, sementara Bagnaia berada di urutan ketiga meskipun menggunakan ban belakang medium, berbeda dengan para pembalap di depan yang memakai ban lunak. Kondisi ini memberi dorongan kepercayaan diri besar bagi sang juara dunia dua kali.
Desmosedici GP26 disebut masih berada dalam jalur pengembangan yang dirumuskan direktur teknis, Gigi Dall’Igna. Filosofi dasar fairing tidak berubah, namun Ducati menemukan penyempurnaan baru lewat pengujian di terowongan angin Dallara. Slot aerodinamis yang sebelumnya menjadi elemen terpisah kini terintegrasi dengan profil vertikal, membentuk saluran yang berkembang di atas area “anak tangga”. Struktur baru ini bertujuan meningkatkan efisiensi aliran udara dan menghasilkan efek aerodinamika optimal saat motor dalam posisi miring.
Pabrikan Italia tersebut juga memberi perhatian besar pada efisiensi pendinginan. Dengan panas ekstrem yang dihasilkan radiator dan komponen mekanis, Ducati mencoba merancang jalur ventilasi internal yang dapat mengalirkan udara ke area yang tidak mengganggu kestabilan maupun kenyamanan pembalap. Tujuannya, membersihkan aliran udara dari kebocoran panas yang bisa mengganggu konsentrasi saat mencari performa maksimal.
Bagian bawah fairing kini menampilkan pintu masuk diffuser samping lebih besar, serta saluran yang jauh lebih dalam antara elemen aero dan panel samping utama. Celah besar ini dirancang menciptakan efek ke tanah yang lebih kuat saat menikung, sebuah pendekatan yang menunjukkan fokus Ducati pada efisiensi dengan tetap menahan sejumlah inovasi yang belum ingin mereka ungkapkan.
Meski tidak membuka seluruh “kartu As”, senyum Bagnaia usai tes Valencia menjadi tanda bahwa Ducati merasa berada di jalur yang tepat untuk mengembalikan performa terbaiknya musim depan.







Komentar