Pasutri Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalintim Pelalawan

Pelalawan399 Dilihat

Pelalawan (Riaunews.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 53, Kecamatan Bandar Seikijang, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (18/10/2025) siang. Peristiwa tragis itu menewaskan dua orang dan menyebabkan satu pengendara lainnya luka berat.

Kasat Lantas Polres Pelalawan, AKP Rizkyan Tatit Hanafi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi truk Mitsubishi yang melebar ke kanan saat melintas di jalur menurun. “Kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi truk Mitsubishi yang melebar ke kanan,” ujar AKP Rizkyan, Minggu (19/10/2025).

Empat kendaraan yang terlibat dalam insiden itu adalah Mitsubishi Truck Box BM 9640 TZ, Truk Hino Box B 9128 JYT, Daihatsu Taruna AD 1268 DJ, dan sepeda motor Honda ADV BM 4033 CAT. Berdasarkan keterangan polisi, truk Mitsubishi yang dikemudikan BE (22) melaju dari arah Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci. Saat melintas di jalur menurun, kendaraan oleng ke kanan dan menghantam tiga kendaraan dari arah berlawanan.

Benturan keras pertama terjadi antara truk Mitsubishi dan Truk Hino, disusul tabrakan dengan Daihatsu Taruna, lalu menimpa sepeda motor Honda ADV yang dikendarai pasangan suami istri, HY (59) dan F (47), warga Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir. “Akibat tabrakan itu, dua pengendara motor tewas di tempat setelah tertimpa badan truk,” kata AKP Rizkyan.

Kedua korban sempat dievakuasi ke RSUD Selasih Pelalawan, namun nyawa mereka tidak tertolong. Sementara itu, sopir truk Mitsubishi BE mengalami luka di dada dan kaki. Ia kini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

AKP Rizkyan menyampaikan belasungkawa atas tewasnya dua korban dan mengimbau pengendara agar lebih berhati-hati di jalur menurun Jalintim yang dikenal rawan kecelakaan. “Pastikan kondisi rem, ban, dan fisik pengemudi dalam keadaan prima. Jangan memaksakan diri jika lelah atau mengantuk,” imbaunya. Seluruh kendaraan yang terlibat telah dievakuasi ke Unit Laka Sat Lantas Polres Pelalawan, dan polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.