Kemlu RI Pastikan Komunikasi Intensif dengan 134 WNI di Nepal Pasca Kerusuhan

Internasional287 Dilihat

Jakarta (Riaunews.com) – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan tetap menjaga komunikasi dengan warga negara Indonesia (WNI) di Nepal untuk memastikan keselamatan mereka pasca kerusuhan besar di negara tersebut.

Direktur Informasi dan Media Kemlu RI, Hartyo Harkomoyo, mengatakan pemerintah melalui KBRI Dhaka secara intensif menjalin komunikasi dengan para WNI. Berdasarkan data Kemlu, jumlah WNI di Nepal saat ini mencapai 134 orang.

“Baik WNI yang sedang menetap di Nepal untuk tujuan tertentu, maupun yang tergabung dalam delegasi pertemuan internasional di Kathmandu,” kata Hartyo di Kantor Kemlu RI, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Kerusuhan di Nepal pecah setelah pemerintah setempat memblokir media sosial populer pada Senin (8/9/2025). Keputusan itu memicu kemarahan warga yang berujung pada aksi unjuk rasa menentang korupsi, hingga berkembang menjadi penjarahan massal.

Kerusuhan tersebut menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai ratusan lainnya. Situasi politik Nepal makin memanas setelah Perdana Menteri Sharma Oli mengajukan pengunduran diri kepada Presiden Ram Chandra Paudel.

Sebagai tindak lanjut, Presiden Paudel mempersiapkan pembentukan pemerintahan baru Nepal. Sementara itu, Kemlu RI menegaskan akan terus memantau situasi dan memastikan seluruh WNI dalam kondisi aman.