Empat Atlit Rusia Resmi Perkuat Timnas Hoki Es Indonesia

Olahraga941 Dilihat

Jakarta (RiauNews.com)  – Empat atlit Rusia kini resmi tercatat dalam sejarah olahraga Indonesia yang dinaturalisasi untuk memperkuat tim hoki es. Mereka adalah Savelii Molchcanov, Evgenii Nurislamov, Artem Bezrukov, dan Adel Khabibullin. Keempat atlet asal Rusia tersebut telah disetujui DPR RI untuk dinaturalisasi dalam rapat kerja bersama Pemerintah, di Jakarta,  Selasa (26/8/2025).

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat, yang hadir mewakili Menpora Dito Ariotedjo, menegaskan bahwa ini adalah naturalisasi pertama dalam cabang hoki es di Indonesia.

“Kalau untuk naturalisasi pemain sepak bola kan sudah beberapa kali, nah untuk atlet hoki es hari ini yang pertama kalinya,” ujarnya.

Keempat nama tersebut bukan orang asing di gelanggang hoki es Indonesia. Savelii Molchcanov dikenal sebagai penjaga gawang andal, Evgenii Nurislamov berpengalaman sebagai bek tangguh, sementara Artem Bezrukov dan Adel Khabibullin berperan di lini serang. Mereka juga aktif membela klub-klub hoki es dalam negeri seperti Phoenix Tangerang, Badax, dan Batavia Demons, yang selama ini menjadi poros perkembangan hoki es di Tanah Air.

Dengan tambahan kekuatan baru ini, Timnas Hoki Es Indonesia menargetkan capaian ambisius. Dalam jangka pendek, Savelii, Evgenii, Artem, dan Adel diharapkan bisa mempersembahkan medali emas pada SEA Games 2025 serta membawa Indonesia naik kelas dari Divisi IV ke Divisi III Kejuaraan Dunia. Untuk jangka panjang, pemerintah menatap medali Asian Winter Games, masuk 30 besar dunia pada 2040, hingga partisipasi di Olimpiade Musim Dingin 2045.

Ketua Umum Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI) Ronald Situmeang menyampaikan rasa syukurnya atas keputusan ini. “Harapan kami, naturalisasi ini bisa segera memperkuat timnas agar lebih siap bersaing di ajang multinasional,” ucapnya.

Empat nama yang baru saja sah menjadi Warga Negara Indonesia itu kini memikul tanggung jawab besar. Mereka tidak hanya diharapkan mendongkrak prestasi, tetapi juga membuka mata publik bahwa hoki es bukan lagi olahraga asing di negeri tropis ini.

Komentar