Pekanbaru (Riaunews.com) – Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia setelah kembali tampil dominan di Grand Prix Hungaria. Pembalap Spanyol berusia 32 tahun itu memimpin balapan dengan stabil sejak lap pertama dan menjaga keunggulan dua detik atas Fabio Di Giannantonio hingga garis finis. Kemenangan ini memperlebar jaraknya di klasemen menjadi 152 poin dari pesaing terdekatnya.
Marquez menegaskan kenyamanan di atas motor menjadi kunci performanya. “Sejak lap pertama saya merasa nyaman. Saya mengerem di tempat yang tepat dan berbelok sesuai kebutuhan. Tantangannya adalah tetap fokus, jadi saya meningkatkan kecepatan dengan lima lap tersisa,” ujarnya. Ia juga menyebut hanya sempat terganggu saat tikungan pertama akibat manuver Fabio Quartararo.
Dengan keunggulan besar, prediksi soal gelar mulai ramai di paddock. Banyak pihak menilai Marquez bisa mengunci titel di Misano, kandang Valentino Rossi, bahkan sebelum tur Asia dimulai. Untuk membuka peluang juara lebih cepat, ia harus mencetak 33 poin lebih banyak dari adiknya, Alex Marquez, dalam dua seri ke depan termasuk di Catalunya.
Marquez mengakui kerja keras tim Ducati membantunya beradaptasi dengan sirkuit baru di Hungaria. Perubahan pada Desmosedici terbukti efektif, meski ia menilai pembalap lain seperti KTM bersama Pedro Acosta juga terus berkembang. “Tujuannya meningkatkan semua orang, karena kompetisi semakin ketat,” katanya.
