Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Riau, BMKG Ingatkan Ancaman Asap Karhutla

Pekanbaru (Riaunews.com) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Riau pada Sabtu (17/10/2026). Meski demikian, masyarakat tetap perlu mewaspadai kekaburan udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hilir dan Pelalawan pada pagi hari.

“Memasuki siang hingga sore hari, hujan diprakirakan meluas ke Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Siak, Pelalawan, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, serta Kota Dumai,” ujar Elisa.

Pada malam hari, hujan berpeluang terjadi di Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Bengkalis, Siak, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan ringan diprakirakan mengguyur sebagian wilayah Bengkalis, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Indragiri Hilir, dan Kota Dumai.

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

“Kondisi tersebut berpeluang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Dumai pada pagi, sore, serta malam hari,” jelas Elisa.

BMKG memprakirakan suhu udara di Riau berkisar 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–98 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga utara dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.

Masyarakat Diminta Waspadai Dampak Asap Karhutla

Di tengah potensi hujan, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai asap karhutla yang masih tebal di sejumlah wilayah Riau. Paparan asap berisiko mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.

Elisa mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat.

“Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap bagi kesehatan, terutama gangguan pada sistem pernapasan. Kami juga mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat,” pungkasnya.

Komentar