Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang, 11 Pohon Tumbang di Pekanbaru

Pekanbaru (Riaunews.com) — Hujan deras disertai petir dan angin kencang melanda Kota Pekanbaru, Kamis (15/10/2026) malam, dan mengakibatkan 11 pohon tumbang di sejumlah ruas jalan. Beberapa pohon menimpa atap rumah warga, sementara lainnya menghalangi akses jalan.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) langsung melakukan evakuasi untuk membersihkan pohon tumbang dan mengamankan lokasi kejadian.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manoluk, mengatakan pihaknya menerjunkan personel ke sejumlah lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Tim BPBD bersama DLHK langsung ke lokasi untuk mengevakuasi pohon tumbang, usai menerima laporan warga,” jelas Martin, Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan catatan BPBD, pohon tumbang terjadi di 11 titik, yakni Jalan Arifin Ahmad, Jalan Mawar, Jalan Rawamangun, Jalan Naga Sakti, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Haji Ali Aseral, Jalan Harapan Raya Ujung, Jalan Muslim Sari, Jalan Kali Putih, Jalan Nangka, dan Jalan Tangkerang Selatan.

Evakuasi Dibantu Warga, Sejumlah Rumah Terdampak

Petugas BPBD dan DLHK melakukan evakuasi dengan bantuan warga sekitar. Martin menyebut sebagian besar pohon tumbang telah berhasil dievakuasi sehingga petugas dapat segera menangani dampak kejadian di lokasi.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian materiil. Beberapa pohon dilaporkan menimpa atap rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Martin turut mengapresiasi kepedulian masyarakat, khususnya warga di Jalan Haji Ali Aseral, yang ikut membantu proses evakuasi pohon tumbang di lingkungan mereka.

“Kami juga mengapresiasi proses evakuasi pohon tumbang di Jalan Haji Ali Aseral. Apalagi proses evakuasi dibantu oleh warga sekitar,” ungkapnya.

BPBD Imbau Warga Waspadai Pohon Rawan Tumbang

Menyikapi kejadian tersebut, BPBD Pekanbaru mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Martin mengatakan BPBD berkoordinasi dengan DLHK Kota Pekanbaru untuk mengantisipasi keberadaan pohon-pohon tua yang berpotensi tumbang dan membahayakan masyarakat.

Langkah antisipasi tersebut bertujuan meminimalkan risiko pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan warga, merusak bangunan, maupun mengganggu arus lalu lintas.

BPBD juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika cuaca ekstrem melanda. Warga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar, terutama jika kondisinya rawan tumbang.

Komentar