Pekanbaru (Riaunews.com) – Sejumlah wilayah di Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan pada Selasa (3/11/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan hujan berpotensi terjadi sejak siang hingga dini hari di sejumlah wilayah Riau dengan intensitas ringan hingga sedang.
Pada siang hari, hujan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, serta Kota Dumai.
“Sementara pada sore hingga malam hari, potensi hujan meluas ke Kabupaten Kampar, Kuansing, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Pekanbaru,” ujar Ranti.
Kuansing Masuk Peringatan Dini Hujan Lebat
Memasuki dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.
Secara khusus, BMKG mengingatkan masyarakat Kuansing untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada siang atau sore hingga malam hari.
Untuk kondisi cuaca secara umum, pagi hari diprakirakan udara kabur hingga cerah berawan. Pada siang hingga malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan, sedangkan dini hari udara kabur hingga berawan.
Suhu udara di Riau berkisar 24–35 derajat Celsius dengan kelembapan 50–99 persen. Angin bertiup dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau dalam kategori rendah.
Lima Titik Panas Terdeteksi di Riau
Di sisi lain, BMKG mencatat lima titik panas (hotspot) di Provinsi Riau. Sebarannya meliputi Kabupaten Siak satu titik, Pelalawan satu titik, Indragiri Hilir satu titik, dan Kota Dumai dua titik.
“Kelima titik panas tersebut tersebar di Kabupaten Siak satu titik, Pelalawan satu titik, Indragiri Hilir satu titik, dan Kota Dumai dua titik,” tambah Ranti.
Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera mencapai 371 titik. Sebaran terbanyak terpantau di Jambi sebanyak 150 titik, disusul Sumatera Selatan 126 titik dan Kepulauan Bangka Belitung 47 titik.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah peringatan dini, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang.
